Thursday, 16 February 2017

Halo halo haloo...
Kali ini di postingan ini saya akan membahas tentang TOLERANSI BERAGAMA. Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian-kejadian di bumi nusantara ini tentang berbagai pihak yang saling menistakan agama lain, baik itu masih berupa tuduhan atau yang secara nyata telah menistakan suatu agama.
Namun dalam beberapa kasus pelaporan tentang menistakan agama tidak hanya karena agama saja, tapi juga memasukkan unsur politik ke dalamnya. Misalnya, untuk menjatuhkan suatu pemimpin yang tidak disukai atau menjatuhkan sistem yang dilaksanakan pemimpin itu, bisa juga untuk menjatuhkan suatu golongan tertentu. Hal seperti inilah yang berbahaya. Tujuannya tidak semata-mata untuk membela agamanya, tapi juga untuk memenangkan suatu kepentingan politik.

Masalah toleransi beragama di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Yang membuat masalah ini semakin parah adalah karena ada pihak-pihak tertentu yang membuat berita/kabar hoax (palsu). Isinya biasanya tentang berita yang membaik-baikkan seseorang atau golongan atau bisa juga menjelek-jelekan seseorang atau golongan agar terlihat lebih buruk dari pihak yang ia dukung. Berita hoax seperti sangat berbahaya, orang semakin mudah mengakses informasi-informasi tersebut dari berbagai media, utamanya media sosial. Ada yang mencoba mencari kebenarannya terlebih dahulu, tapi tidak sedikit juga orang yang langsung percaya begitu saja, menerima berita itu mentah-mentah. Disinilah yang perlu ditekankan, ketika kita mendapat suatu berita khususnya tentang sara, lebih baik cari dahulu kebenarannya, jangan mudah percaya begitu saja, jika ternyata berita tersebut hoax dan kita terlanjur marah-marah dan menyebarkannya, berarti sama saja kita sudah ikut berusaha menghancurkan negeri ini.

Mari kita saling jaga persatuan dan kesatuan di negeri tercinta ini, di bangsa ini, Bangsa Indonesia. Seperti yang ada di sila ke 3 Pancasila “PERSATUAN INDONESIA,” ajarkan kepada saudara, keluarga, teman, anak, cucu kita untuk lebih mengedepankan persatuan dan toleransi dalam beragama daripada kepentingan pribadi atau golongan. Tidak peduli keturunan mana, suku apa, agama apa, anak siapa, jabatannya apa, semua sama, memiliki hak yang sama juga. Betapa indahnya bila kita hidup dalam kedamaian. SALAM DAMAI!! :)

No comments:

Post a Comment