Halo halo haloo...
Kali ini di postingan ini saya akan membahas
tentang TOLERANSI BERAGAMA.
Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian-kejadian di bumi nusantara ini tentang
berbagai pihak yang saling menistakan agama lain, baik itu masih berupa tuduhan
atau yang secara nyata telah menistakan suatu agama.
Namun dalam beberapa kasus pelaporan tentang
menistakan agama tidak hanya karena agama saja, tapi juga memasukkan unsur
politik ke dalamnya. Misalnya, untuk menjatuhkan suatu pemimpin yang tidak
disukai atau menjatuhkan sistem yang dilaksanakan pemimpin itu, bisa juga untuk
menjatuhkan suatu golongan tertentu. Hal seperti inilah yang berbahaya.
Tujuannya tidak semata-mata untuk membela agamanya, tapi juga untuk memenangkan
suatu kepentingan politik.
Masalah toleransi beragama di Indonesia semakin
mengkhawatirkan. Yang membuat masalah ini semakin parah adalah karena ada
pihak-pihak tertentu yang membuat berita/kabar hoax (palsu). Isinya biasanya
tentang berita yang membaik-baikkan seseorang atau golongan atau bisa juga
menjelek-jelekan seseorang atau golongan agar terlihat lebih buruk dari pihak
yang ia dukung. Berita hoax seperti sangat berbahaya, orang semakin mudah
mengakses informasi-informasi tersebut dari berbagai media, utamanya media
sosial. Ada yang mencoba mencari kebenarannya terlebih dahulu, tapi tidak
sedikit juga orang yang langsung percaya begitu saja, menerima berita itu
mentah-mentah. Disinilah yang perlu ditekankan, ketika kita mendapat suatu
berita khususnya tentang sara, lebih baik cari dahulu kebenarannya, jangan
mudah percaya begitu saja, jika ternyata berita tersebut hoax dan kita
terlanjur marah-marah dan menyebarkannya, berarti sama saja kita sudah ikut
berusaha menghancurkan negeri ini.
Mari kita saling jaga persatuan dan kesatuan di
negeri tercinta ini, di bangsa ini, Bangsa Indonesia. Seperti yang ada di sila
ke 3 Pancasila “PERSATUAN INDONESIA,”
ajarkan kepada saudara, keluarga, teman, anak, cucu kita untuk lebih
mengedepankan persatuan dan toleransi dalam beragama daripada kepentingan
pribadi atau golongan. Tidak peduli keturunan mana, suku apa, agama apa, anak
siapa, jabatannya apa, semua sama, memiliki hak yang sama juga. Betapa indahnya
bila kita hidup dalam kedamaian. SALAM
DAMAI!! :)
No comments:
Post a Comment